Statistik Riyad Mahrez

1-leicester-riyad-mahrez

Riyad Mahrez jadi pemain terbaik dalam kemenangan 2-1 Leicester atas Chelsea malam tadi.

Mahrez membuat assist untuk gol pembuka bagi pencetak gol terbanyak Liga Primer Jamie Vardy, sebelum mencetak gol indah untuk membawa kembali Leicester kembali ke puncak klasemen. Judi Online

Selain golnya, ada juga beberapa trik yang bisa dinikmati dalam pertandingan tersebut. Tapi, ketika Mahrez menjadi penghibur yang besar, dia juga memiliki angka luar biasa dalam pencapaiannya musim ini.

Gol

Vardy memimpin setelah memecahkan rekor dan Romelu Lukaku juga sedang mengincar tujuh gol secara beruntun, tetapi Mahrez tidak jauh di belakang. Pemain 24 tahun ini mencetak 11 gol dengan gol kedua di malam tersebut.

Angka ini memperlihatkan progress yang sangat luar biasa bagi Mahrez mengingat dia rata-rata mencetak satu gol dalam 10 penampilan bagi Le Havre di divisi dua Perancis, dan dia sudah mencetak rata-rata satu gol tiap tujuh pertandingan bagi Leicester sebelum musim ini.

Assist

Selain menjadi pencetak gol, Mahrez juga berhasil memberikan assist gol bagi rekan setimnya. Vardi jadi penerima empat assist berkat pemain sayap ini, yang secara total, mencatat tujuh assist musim ini. jumlah yang masih diungguli oleh Mesut Ozil.

Assistnya juga penting. Mahrez memberikan assist untuk gol Nathan Dyer di detik akhir saat bangkit menghadapi Aston Villa dan gol penyeimbang Vardy di injury time di kandang Southampton. Dia juga membantu Vardy mencetak gol penyeimbang di Stoke dan gol penentu kemenangan di Crystal Palace. Dia selalu jadi pembeda.

Kreatifitas

Bukan cuma assist dan gol saja yang membuat Mahrez berbeda. Dia berada di 10 besar Liga Primer terkait peluang yang diciptakan musim ini. tetapi, indikator kreatifitas yang lebih baik datang dari jumlah peluang terbuka yang dia ciptakan.

Opta menentukan peluang besar sebagai salah satu peluang di mana pemain diharuskan mencetak gol, entah peluang satu lawan satu atau peluang dari jarak dekat. Ketika berbicara tentang peluang tersebut, baru Ozil yang bisa bersaing. Mahrez menciptakan 12 peluang, sementara Ozil menciptakan 16 peluang penting.